Alasan Mengapa Kamu Harus Main Final Fantasy VII Remake

93
Final Fantasy VII Remake

Bagi penggemar JRPG mereka pasti sepakat kalau Final Fantasy VII Remake adalah game yang mampu mengimajinasikan impian masa lalu mereka. Game remakenya ini mampu memberikan apa yang mereka ekspektasikan sebelumnya. Di masanya, game orisinalnya tak hanya memiliki gameplay dan grafis yang cukup revolusioner, namun juga cerita yang sangat dramatis dan memorable. Bahkan beberapa dari pemainnya mengingat setiap scene dan cutscene di setiap game-nya.

Tidak salah apabila Final Fantasy VII (disingkat menjadi FFVII atau FF7) sangat digandrungi. Karena hadir dengan kualitas yang begitu solid di eranya, game tersebut layak untuk digarap kembali agar relevan dengan generasi terkini. Pada tahun 2020, tepatnya di awal era pandemi, Final Fantasy VII Remake muncul ke pasaran. Penantian yang cukup lama setelah trailernya dirilis 5 tahun sebelumnya terbayar sudah. Apalagi, game ini disambut dengan begitu meriahnya.

Lantas, apa yang membuat Final Fantasy VII Remake mendapatkan penerimaan yang sangat baik? Ditambah lagi game remake tersebut menyandang gelar Game of the Year. Nah, di kesempatan ini Tombol Media akan membahas tentang alasan kamu harus memainkan Final Fantasy VII Remake. Mau tahu apa saja? Yuk, simak!

Baca juga: 7 Game PS4 Terbaik dengan Kualitas Gameplay dan Grafis Keren!

Plot Cerita Final Fantasy VII Remake

Fantasy VII Remake Intro

Sebuah planet bernama Gaia (planet bumi di FF7) merupakan sebuah planet yang ditinggali manusia yang secara ekonomi, politik, militer dan sumber daya dikuasai oleh sebuah perusahaan multinasional bernama Shinra Electric Power Company atau Shinra Inc. yang mendapatkan keuntungannya dari penggunaan reaktor mako. Mako di sini adalah sebuah sumber energi yang kemudian dialihkan menjadi sumber listrik untuk para penduduk agar bisa menjalankan kehidupannya. 

Fantasy VII Remake Story

Cloud Strife, seorang mantan pasukan elite bernama SOLDIER yang berada di bawah naungan Shinra Electric Power Company kini disewa oleh sekelompok eco-terrorist bernama Avalanche yang memiliki misi untuk menghancurkan Mako Reactor 1 di Sector 1 Midgar. Kelompok teroris tersebut memiliki kepercayaan bahwa apa yang dilakukan Shinra kepada planet Gaia memicu kehancuran dunia. 

Fantasy VII Remake Story 2

Cloud bersama dengan Avalanche yang dipimpin oleh Barret Wallace bersama dengan anggota lainnya, Jessie Rasberry, Biggs, dan Wedge menginfiltrasi reaktor tersebut dan memasang bom. Namun, rencana mereka ternyata sudah dipantau oleh Presiden Shinra. Misi mereka untuk menghancurkan reaktor tersebut pun gagal. Cloud dan semua anggota Avalanche terpisah setelah rencana yang gagal tersebut.

Fantasy VII Remake Story 3

Battle yang Berbeda 180° dengan Versi Orisinal

Setelah memberikan pemaparan sinopsis ceritanya, kini beralih ke penjelasan tentang gameplay-nya. Alih-alih meneruskan mechanics game aslinya yang mengusung gaya turn-based, Final Fantasy VII Remake mengaplikasikan mekanisme permainan yang lebih real-time

Fantasy VII Remake Battle

Wajar saja, karena selain secara teknologi grafis yang semakin realistis, mengusung mekanisme yang sudah cenderung usang sama saja meningkatkan risiko penurunan penjualan. Pasalnya, gamers generasi sekarang belum tentu familiar dengan gaya permainan seperti itu.

Pada mekanisme battle baru, di sini kamu bisa menyerang musuh layaknya game-game action. Tapi, di game ini ada fitur ATB gauge untuk menggunakan Command. Meski sama-sama menggunakan ATB gauge seperti game orisinalnya, pada mode easy dan normal di FF7 Remake, ATB gauge hanya digunakan untuk menggunakan spell, item, dan kemampuan lain seperti memanggil summon atau limit break

Fantasy VII Remake Battle Mechanics

Namun, agar pemain lama lebih mudah beradaptasi, Square Enix tetap memberikan fitur yang secara mekanisme agak mirip dengan game lamanya, yakni saat bertarung karaktermu akan secara otomatis mengunci target yang akan diserang (atau lebih spesifiknya kamu hanya perlu menunggu ATB gauge sampai penuh agar bisa menggunakan Command

Bagi yang pernah memainkan Final Fantasy XIII, mungkin gaya seperti ini mirip dengan seri tersebut. Untuk memainkan dengan mekanisme lama, kamu tinggal memilih mode classic.

Fitur Switch Karakter

Penerapan battle yang lebih real-time mungkin lebih relevan untuk gamers hari ini. Hal ini sebenarnya sudah diterapkan oleh Square Enix di Final Fantasy XV. Bahkan, cikal-bakal mekanisme seperti ini sudah diterapkan di Final Fantasy XII. Tapi, di game ini, ada fitur yang berbeda yang tidak dimiliki FFXV, yakni alih karakter. 

Fantasy VII Remake Switch Characters

Fitur ini tentu sangat dinantikan oleh para penggemar RPG lama suka dengan fitur ini. Mungkin, ada beberapa yang beranggapan bahwa fitur alih atau switch karakter ini membuat permainan lebih rumit, namun fitur ini memperbolehkan pemain untuk menggunakan karakter lain. 

Versi reimagined dari FFVII ini terbagi menjadi trilogi. Dan, di prekuelnya ini, ada 5 playable characters yang di antaranya Cloud, Barret, Aerith, Tifa, dan Red XIII. Namun, setelah sukses di PS4, game ini dirilis kembali di PS5 dan PC (Final Fantasy VII Remake Intergrade) dengan grafis yang ditingkatkan dan DLC tambahan di mana kamu bisa memainkan Yuffie.

Grafis Keren dengan Dukungan Unreal Engine 4

Tentu saja, bukan Final Fantasy namanya kalau tidak menyuguhkan grafis yang keren. Di versi remakenya ini, teknologi grafis didukung oleh Unreal Engine 4. Bagi yang mengikuti kiprah engine ini, pasti mereka tahu beberapa game besar yang grafisnya dirancang dengan engine ini, yakni PUBG, Kingdom Hearts 3, Dragon Quest 11, Fortnite, dan masih banyak lagi. 

Fantasy VII Remake Graphics

Grafis yang ditampilkan FFVII Remake ini sangat detail dan juga luwes. Meski artstyle-nya bukan artstyle yang super realistis, FFVII bisa memanifestasikan imajinasi para fans-nya. Bahkan, bagi kami game satu ini memiliki kualitas grafis yang jauh lebih baik dibandingkan Final Fantasy VII Advent Children.

Untuk versi Intergrade grafisnya terdapat peningkatan terutama pada detail dan texture-nya. Sementara itu, karena PS5 dan PC sudah menghadirkan teknologi yang mendukung ray tracing, FFVII Intergrade juga menyertai fitur tersebut.

Audio dan Voice Acting Keren

Fans FFVII sewaktu memainkan game aslinya tentu tidak pernah mendengar bagaimana suara dari masing-masing karakternya. Di FF7 Remake, semua karakter yang ada diberikan voice acting. Tentu saja hal ini menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh mereka. Tak hanya itu saja, FF7 Remake mampu memberikan kualitas voice acting yang soild dan dramatis. Bagi kami, direksi dari pihak Square Enix sangat sukses membuat game ini semakin hidup.

Kesimpulan

Bagi kami yang merupakan fans FFVII, kehadiran versi remake-nya ini bisa menjadi salah satu hadiah yang sangat berharga. Meski awalnya banyak yang skeptis dengan mekanisme battle-nya, mereka akhirnya enjoy dengan apa yang Square Enix tawarkan di FFVII Remake. Selain itu, sebentar lagi, sekuelnya Final Fantasy VII Rebirth akan dirilis (rencananya) tahun ini. 

Sang co-director, Motomu Moriyama baru memberikan statement bahwa kamu tidak perlu memainkan FFVII Remake agar bisa mengikuti FFVII Rebirth. Akan tetapi, bagi kami kemegahan yang ditawarkan FFVII Remake tak bisa dilewatkan. 

Untuk kamu yang baru punya kesempatan untuk memainkan game ini, tidak salahnya untuk mencoba! Bagi kamu yang ingin memainkan FFVII Remake kamu bisa membelinya di Steam dan Epic Games Store dengan harga Rp1,029,000. Mahal? Worth it, kok!

Spesifikasi Final Fantasy VII Remake

Minimum

  • OS: Windows 10 (64-bit)
  • Processor: AMD FX-8350 / Intel® Core™ i5-3330
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: AMD Radeon™ RX 480 / NVIDIA® GeForce® GTX 780 / 3GB VRAM required
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 100 GB available space

Recommended

  • OS: Windows 10 (64-bit)
  • Processor: AMD Ryzen™ 3 3100 / Intel® Core™ i7-3770
  • Memory: 12 GB RAM
  • Graphics: AMD Radeon™ RX 5700 / NVIDIA® GeForce® GTX 1080 / 8GB VRAM required
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 100 GB available space

—————————————————————————————————————————

Itu dia ulasan tentang game remake dari salah satu game JRPG tebaik sepanjang masa, FFVII. Bagi kamu yang ingin membaca artikel terkait review game (konsol, PC, atau mobile), berita game, dan hal-hal menarik seputar game lainnya, kalian bisa terus kunjungi situs, Instagram, Facebook, dan juga Twitter Tombol Media!

Berita sebelumyaFinal Fantasy VII Rebirth Bisa Dimainkan Tanpa FF 7 Remake?
Berita berikutnyaMicrosoft Didenda Karena Melanggar Perlindungan Anak