Review Starfield – RPG Bethesda Eksplorasi Luar Angkasa

Lintang Ayomi |

Starfield PC

Apabila mendengar nama Bethesda, banyak gamers yang mengingat game-game RPG besar seperti seri The Elder Scroll dan seri Fallout, namun mereka baru saja merilis game action RPG dengan tema luar angkasa, yakni Starfield. 

Game RPG yang mengangkat tema eksplorasi luar angkasa ini sudah digembar-gemborkan oleh Bethesda beberapa tahun lalu. Antusiasme pada gamers cukup besar terhadap Starfield. Pasalnya, pada saat kemunculan berita awalnya, Starfield menyuguhkan konsep yang menarik.

Sebuah game RPG dengan dunia yang luas yang memungkinkan pemainnya mampu mengeksplorasi berbagai planet beserta isi-isinya. Lantas, bagaimana gameplay dan segala aspek yang ditawarkan oleh Starfield? Nah, pada kali ini Tombol Media akan membahas game berjudul Starfield ini. Maka, simak artikel berikut hingga akhir!

Storyline Starfield

Sebagaimana tema yang diusung oleh Starfield, yakni penjelajahan luar angkasa, setting game ini merupakan sebuah area bernama Settled System yang berada di luar sistem tata surya kurang lebih 50 tahun cahaya. Di tahun 2310, terjadi dua faksi yang terlibat dalam sebuah peperangan bernama Colony War, yakni United States Colonies and Freestar Collective. 

Di awal cerita, tepatnya 20 tahun setelah awal terjadinya pertentangan dua faksi tersebut, sebagai protagonis kamu bekerja di sebagai seorang penambang bersama beberapa orang di dalam tim yang dipimpin oleh seorang pemimpin proyek penambangan ini bernama Lin. Ketika di sebuah gua dalam proyek penambangan, akhirnya tim ini menemukan objek tambang mereka, yakni mineral bernama Caelumite. 

Namun, ketika ingin mengambil beberapa gumpal dari gundukan Caelumite, tiba-tiba kamu akan menemukan dirimu di sebuah pesawat luar angkasa dengan Heller (rekan kerjamu) dan Lin. Lantas, bagaimana petualanganmu dalam mengeksplorasi Settled System? Untuk itu kamu perlu memainkan Starfield untuk lebih lengkapnya.

Gameplay Starfield

Sebagaimana game-game Bethesda seperti The Elder Scroll dan Fallout (kecuali Fallout 4), kamu akan memainkan seorang protagonis yang secara sengaja oleh Bethesda dibuat tidak bisa bersuara. Untuk berinteraksi dengan NPC kamu akan ditunjukkan beberapa pilihan obrolan yang setiap opsi memiliki respon yang berbeda.

Di awal permainan, seperti game RPG Bethesda pada umumnya, kamu diminta untuk membuat karaktermu sendiri. Di seksi Character Creation kamu diminta untuk memilih ras, kelas, dan latar belakang karaktermu. Sebagaimana latar belakang game ini di mana terdapat dua faksi yang terlibat peperangan, yakni United Colonies dan Freestar Collective (sebuah konfederasi koloni yang ingin memisahkan diri dari United Colonies), di game ini kamu bisa memilih faksi mana yang akan kamu pilih. Setiap faksi yang kamu pilih akan menentukan jalan cerita dan juga akhir cerita sang protagonis. 

Menurut kami, character creation yang ditawarkan oleh game RPG garapan Bethesda ini cukup detail. Kamu bisa mengkreasikan wajah mulai dari bentuk hidung hingga brewok sang karakter. Kemudian, karakter dari sang protagonis bisa kamu atur entah kamu ingin karaktermu menjadi seorang yang ekstrovert, introvert, hero worshipper, dan masih banyak lagi yang lainnya. Di sini kamu bisa memilih tiga dari beberapa karakter yang disajikan di character creation di Starfield.

Selain itu, tema eksplorasi luar angkasa yang disuguhkan pada Starfield ini memungkinkan dirimu untuk menjelajahi planet, bulan, dan, stasiun luar angkasa. Namun, konsep yang ditawarkan yang kesannya sangat luas ini terkadang tidak terasa seluas itu. Kamu akan menemukan sebuah tembok tak terlihat ketika kamu sedang mengeksplorasi planet yang ingin kamu jelajahi. Tentu saja ini membuat banyak gamers kecewa lantaran Bethesda telah menjanjikan betapa luasnya dunia Starfield ini. 

Di samping menjelajahi luar angkasa, tugasmu di game ini adalah mengumpulkan artefak-artefak, di mana ketika kamu mencari artefak-artefak tersebut beberapa kali kamu akan bertemu dengan sekelompok pembajak luar angkasa. Di sisi lain, di game ini kamu bisa mengunjungi kota yang ukurannya cukup luas. Penggarapan kota oleh Bethesda patut kami apresiasi, lantaran atmosfer kotanya yang cukup hidup. Kamu akan menemukan NPC dengan jumlah yang cukup banyak. 

Tak cukup dengan eksplorasi planet, Bethesda juga menyuguhkan perang dengan menggunakan pesawat. Menurut kami perang pesawat di game ini cukup menyenangkan. Di sini kamu akan mengendarai pesawat dan menyerang musuh. Selain itu, kamu juga bisa meng-upgrade dan mengkustomisasi pesawat yang kamu gunakan untuk eksplorasi antar planet.

Grafis dan Audio

Salah satu aspek yang membuat kami mengapresiasi game ini adalah aspek grafisnya. Bethesda berhasil membuat detail di setiap hal di game ini dengan baik. Mulai dari karakter hingga dunia yang ada di game ini, dibuat dengan detail yang sangat bagus. Akan tetapi, sayang sekali kami menemukan beberapa bug yang mengurangi keasyikan bermain dan keindahan dunia ini.

Meski ada beberapa bug yang mengganggu, kami cukup merasa senang melihat kota yang ada di game ini. Kota terasa ramai dan padat penuh dengan NPC. Dalam menggarap game ini Bethesda didukung oleh sebuah engine bernama Creation Engine 2 yang merupakan engine rancangan mereka sendiri. Creation Engine ini sebenarnya sudah digunakan oleh Bethesda dalam beberapa gamenya, seperti The Elder Scroll V: Skyrim dan Fallout 4. 

Engine ini pada dasarnya menggunakan Havok Engine untuk animasi setiap karakter. Alhasil, Bethesda mengklaim bahwa engine ini memiliki animasi yang lebih hidup dibandingkan pendahulunya. Selain itu, klaimnya lagi, engine ini mampu memberikan real-time global illumination dan volumetric lightning menjadi lebih indah. 

Menurut kami, klaimnya tersebut bisa dibuktikan oleh Bethesda dalam Starfield ini. Apabila konfigurasi di opsi graphics dimaksimalkan, setiap cahaya dan pantulan yang ada di sekitar objek semakin realistis dan hidup. Nah, dalam game ini, Bethesda ingin menerapkan teknologi AI yang lebih matang dari engine Creation Engine 2. 

Dengan demikian, dengan engine ini Bethesda mampu memberikan eksplorasi planet dengan karakter planet yang berbeda-beda. Sayangnya, seperti yang kami jelaskan pada bab gameplay, eksplorasi yang diberikan di game ini kesannya tidak segitu luasnya lantaran adanya tembok tak terlihat ketika kita menjelajahi planet dengan jarak yang jauh. 

Sementara untuk desain sound-nya, kami cukup dipuaskan oleh efek suara yang disuguhkan di dalam Starfield. Efek yang dikeluarkan dari setiap tembakan terdengar cukup berbeda dari game-game bertema sci-fi dan eksplorasi luar angkasa. Kemudian, suara ledakannya juga terdengar bagus dan hidup. 

Kesimpulan

Game ini dikembangkan oleh Bethesda selama 6 tahun lamanya, dan terkesan masih banyak lubang di dalamnya. Banyak gamers yang kecewa karena Starfield masih belum teroptimasi dan banyak bug. Di samping itu semua, Starfield bukanlah game yang seburuk itu. 

Tak salah apabila banyak gamers yang merasa kecewa lantaran antara harga dan performa game-nya tidak sebanding. Namun, biar bagaimanapun Starfield tetaplah game RPG yang fun untuk dimainkan. Kami harap, Todd Howard dan tim-nya mengoptimasi game ini karena versi PC terasa belum optimal secara performa meski dimainkan dengan hardware rilisan terbaru sekalipun.

System Requirements

Minimum

  • OS: Windows 10 version 21H1 (10.0.19043)
  • Processor: AMD Ryzen 5 2600X, Intel Core i7-6800K
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: AMD Radeon RX 5700, NVIDIA GeForce 1070 Ti
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 60 GB available space 
  • Additional Notes: SSD Required

Recommended

  • OS: Windows 10/11 (64-bit)
  • Processor:  AMD Ryzen 5 3600X, Intel i5-10600K
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: AMD Radeon RX 6800 XT, NVIDIA GeForce RTX 2080
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 60 GB available space
  • Additional Notes: SSD Required

—————————————————————————————————————————

Itu dia ulasan salah satu game RPG terbaru garapan Bethesda yang mengangkat tema eksplorasi luar angkasa, Starfield. Bagi kamu yang ingin membaca artikel terkait review game (konsol, PC, atau mobile), berita game, dan hal-hal menarik seputar game lainnya, kalian bisa terus kunjungi situs, Instagram, Facebook, dan juga Twitter Tombol Media!